Ak8media.Com - Pembongkaran masjid assakinah yang berada di wilayah balai pemuda nampaknya sudah tidak dapat dibendung lagi, niat anggo...
Ak8media.Com - Pembongkaran masjid assakinah yang berada di wilayah balai pemuda nampaknya sudah tidak dapat dibendung lagi, niat anggota dewan nampaknya sudah bulat untuk membangun gedung baru yang berada di wilayah balai pemuda, pembangunan gedung baru tersebut nampaknya harus mengorbankan bangunan masjid Assakinah, hal tersebut yang membuat berbagai kalangan baik dari para seniman, masyarakat maupun mahasiswa menolak akan pembongkaran masjid Assakinah.
“Imbas dari pembokongkaran bangunan masjid tersebut kini
masyarakat yang akan menunaikan ibadah nampaknya susah, apalagi pada saat hari
jumat yang mayoritas di wilayah Surabaya adalah umat muslim, tak terkecuali di
sekitar wilayah balai pemuda, meskipun pada saat untuk melakukan ibadah shalat
di balai pemudah dialihkan ke gedung peninggalan Belanda, yang memamg tidak
dipungkiri alternatif tersebut masih tidak mampu memuat jamah yang hadir,
terlebih pada saat shalat jumat, apalagi pada pembongkaran masjid tanpa
melibatkan stakeholder yang berada di wilayah masjid Assakinah tersebut dan itu
adalah kepetusan sepihak dari DPRD dan pemkot saja, masak takmir masjid tidak
mengetahui akan hal itu, kan itu lucu ” tutur Luhur selaku dewan kesenian Jawa
Timur.
Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada 10 november pasca dari
pembongkaran masjid assakinah, nampaknya beberapa masyarakat masih tetap
melakukan shalat juma’at dengan khusyuk meskipun di tengah-tengah reruntuhan
masjid assakinah yang sedang dalam proses di bongkar.
Luhur selaku ketua dewan kesenian Jatim juga sangat
menyayangkan akan keputusan dari DPR untuk mengorbankan masjid Assakinah demi pembunganan
gedung DPRD yang baru, “sampai pada saat
ini kami mempertanyakan apa urgensinya dalam pembangunan gedung baru tersebut
sampai mengorbankan masjid assakinah untuk dirobohkan, meskipun pada nantinya akan
dijanjikan bangunan masjid yang katanaya dua kali lipat besarnya dibanding
masjid Assakinah sebelumnya tapi kami masih sedikit memepertanyakan akan hal
itu, yang saya takutkan nanti adalah ketiak gedung itu sudah dibangun dan
masjid sudah berada di dalam wilayah gedubng tersebut adalah ke ekseklusifan
akan bangunan itu sendiri jangan-jangan masyarakat dipersulit atau harus
melewati penjagaan pengamanan yang ketat padahal hanya untuk melakukan ibadah
shalat.” Luhur yang sudah melalang buana ke berbagai negara eropa ini juga
mempertanyakan seberapa penting tingkat urgensinya dalam pembangunan gedung
DPRD baru ini atau ini hanya sebatas kepentingan oknum tertentu saja apalagi
mengingat sudah mendekati pemilu 2019"
Seniman
yang baru saja tiba dari jepang itu juga menyoroti tentang wali kota Surabaya tersebut “Bu Risma adalah Walikota
yang sangat tidak peduli dengan kesenian di Surabaya. Apalagi Ketua DPRD
Surabaya.“Pembangunan fisik adalah andalan utama Walikota kita ini. Tapi itupun
pembangunan fisik yang tidak menyentuh fasilitas kesenian dan kebudayaan.
Jangan kaget kalau Surabaya megah tetapi tidak berjiwa.” Kita tau sendiri
bagaimana bu risma begitu marah ketika taman diinjak-injak, tetapi pada saat
pembongkaran masjid Assakinah bu Risma diam, pada saat ini yang lebih urgent adalah revitalisasi kinerja pemkot
dan DPRD karena kemanfaatannya sangat diperlukan masyarakat. Bukan terkait
pembangunan fisik”. Tegas seniman teater tersebut.
Beberapa elemen masyarakat yang prihatin akan hal ini juga
menggelar berbagai aksi yang menunjukan penolakanya akan pembungkaran masjid
Assakinah. Aksi yang sempat dilakasakan bahkan sudah menjadi hal yang rutin
adalah menggelar tahlilan di bekas bangunan masjid yang sudah dibongkar. Dengan
tema mengkafani jiwa pemimpin Surabaya, Judul
ini dipilih sebagai pengingat bahwa kita semua tentu akan mengalami kematian.
Ketika jasad kita telah mati maka jasad kita akan dikafani. Nah kafan ini
sebagai simbol membungkus kematian," ujar Isa Ansori, salah seorang
peserta tahlil.(ngopibareng.com).
Pembangunan
gedung DPRD yang baru rencananya menghabiskan anggaran sebesar 59 milyar
rupiah. Gedung baru tersebut nantinya diharapkan mampu menampung kapasitas yang
lebih banyak lagi nantinya.



COMMENTS