Foto: direktur Asiah Sugianti (kiri) beserta pemateri dalam workshop di hotel santika jemursari (6/2/2018) ak8media.com - Kesehatan ...
![]() |
| Foto: direktur Asiah Sugianti (kiri) beserta pemateri dalam workshop di hotel santika jemursari (6/2/2018) |
ak8media.com - Kesehatan merupakan kebutuhan dasar
setiap manusia karena seseorang tidak akan bisa memenuhi kebutuhan hidupnya
apabila bagian tubuhnya yang vital sakit.
Kesehatan merupakan modal dasar bagi setiap orang untuk meneruskan kehidupannya
yang layak.
Surabaya (6/2/2018) bertempat di hotel santika jemur sari LSM Paramitra yang sudah lama berkecimpung di bidang kesehatan masyarakat ini menyelenggarakan workshop dengan tema sistem layanan kesehatan mata yang komprehensif dan inklusif di kabupaten Tuban dan Probolinggo.
"Alasan yang mendasari terselengaranya dari workshop ini tidak dipungkiri karena mata merupakan indera yang sangat penting
bagi manusia. Dengan mata, banyak hal yang dapat dilakukan. Karena itu, menjaga
kesehatan mata wajib dilakukan agar aktivitas hidup tidak terganggu. Namun kenyataannya, di Indonesia tidak
sedikit yang terganggu matanya atau bahkan menderita kebutaan,Mengingat pentingnya kesehatan mata tersebut, maka isu ini menjadi sangat penting untuk dapat diperjuangkan bersama" tutur Asiah Sugiati selaku direktur Paramitra,
perempuan berkacamata yang akrab dipanggil dengan sapaan mbak As ini menambahkan " Penyakit atau gangguan pada mata ini selain karena degenerasi, yakni
makin tinggi usia seseorang akan meningkatkan gangguan pada mata, juga oleh
hal-hal lain, seperti pola makan yang kurang benar, lingkungan hidup, gaya
hidup, dan juga genetik. Tidak hanya
dari faktor degenerasi saja, Saat ini banyak sekali anak-anak yang masih kecil
tetapi sudah memakai kacamata. Sangat disayangkan jika mata anak-anak tersebut
sudah
bermasalah sejak usia dini padahal proses penyembuhan mata rabun tidaklah mudah
seperti membalikkan telapak tangan, sekali menggunakan kaca mata pasti akan
sulit untuk melepasnya".
Alasan yang diutarakan Asia Sugiati tidak bisa dipungkiri mengingat Jawa Timur memiliki angka prevalensi kebutaan
yang
cukup tinggi yaitu 4,4 % dari
total populasi usia >50 th : 9.145.027 orang, dimana angka kebutaan Kabupaten
Probolinggo sebesar 9.932 orang dan Tuban sejumlah 10.446 orang. Angka
tersebut begitu
ironis karena Kesehatan mata sampai saat ini belum menjadi isu prioritas
kesehatan di Jawa Timur. Hal ini bisa dilihat dari dokumen Renstra yang sama
sekali belum secara eksplisit menyebutkan tentang kesehatan mata.
Paramitra bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban yang didukung oleh CBM Indonesia,
berupaya untuk mengembangkan model praktek yang baik dalam meningkatkan cakupan
penanganan/tindakan
pencegahan kebutaan yang dapat dihindari, melalui upaya yang komprehensif
dengan memperkuat kapasitas dan sistem kesehatan mata yang ada di Kabupaten Tuban dan Probolinggo.
Proyek ini juga akan meningkatkan
kesadaran masyarakat
dan para pengambil keputusan tentang hak-hak penyandang disabilitas dan akan secara
aktif melibatkan penyandang disabilitas dalam perencanaan dan implementasi
proyek. Model yang akan dikembangkan ini
diharapkan bisa menjadi suatu percontohan yang bisa direplikasi oleh
Kabupaten-Kabupaten lain.
Dalam acara tersebut dihadiri ole para perwakilan stakeholders dari daerah masing-masing termasuk dari pejabat pemprov, selain itu paramitra juga menggandeng dari lembaga Country director CBM indonesia yang dimana diwakili oleh Matthew Haning, direktur Pramitra Asia Sugiati berharap dari acara worshop ini dapat membangun persamaan persepsi
antar pemangku kepentingan terkait pentingnya sebuah sistem layanan kesehatan mata yang komprehensif dan
inklusif, serta mampu mendorong sinergi antar stakeholders dalam menciptakan sistem
layanan kesehatan mata yang
komprehensif dan inklusif di Kabupaten Probolinggo dan Tuban Propinsi Jawa Timur, "dengan adanya tujuan tersebut tentunya saya berharap outpuntnya dari kegiatan kita hari adalah terbangunnya komitment bersama
terkait pentingnya sebuah sistem layanan kesehatan mata yang komprehensif
dan inklusif, terwujudnya sinergi antar
pemangku kepentingan tingkat Propinsi dan Kabupaten dalam menciptakan sistem
layanan kesehatan mata yang komprehensif dan inklusif di Kabupaten Probolinggo dan Tuban Jawa
Timur" jelas Asia Sugiati.




COMMENTS