AK8MEDIA- Perlu diketahui bahwa manfaat kandungan gizi yang ada pada daun kelor bagi tubuh manusia sangat banyak. Akan tetapi masih se...
Tepatnya di Perumahan Puri Brawijaya Permai Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi terdapat Pulo Kelor. Mendapatkan julukan Pulo Kelor dikarenakan terdapat banyak tumbuhan daun kelor yang tumbuh disana serta lokasi perumahan yang diapit oleh sungai.
Dengan kondisi banyaknya tumbuhan kelor yang ada warga Pulo Kelor tidak memiliki inovasi untuk mengolah daun kelor tersebut untuk menjadi produk olahan, bahkan sampai ada pihak dari luar yang mengambili serta membeli daun kelor tersebut. Apabila warga Pulo Kelor mau mengolah daun kelor tersebut menjadi produk maka produk tersebut juga mampu meningkatkan perekonomian warga.
Tahun 2018, Kemenristekdikti memberikan kesempatan bagi mahasiswa UNAIR berupa Program Kreatif Mahasiswa (PKM). Kegiatan kami berjudul “KELOR” Kelas Enterpreneurship Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Branding Pulo Kelor Untuk Meningkatkan Perekonomian Warga. Program ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu Pulo Kelor dalam membuat produk olahan dari daun kelor. Kami memiliki inovasi untuk membuat tiga (3) produk yaitu kerupuk, pia dan brownis.
Disini kami juga melakukan pendekatan, pemilihan kader dengan musyawarah bersama, penyuluhan akan pentingnya kandungan daun kelor untuk tubuh manusia, pendampingan pembuatan produk olahan, penyuluhan mengenai kewirausahaan, sampai membantu grand launching produk. Adanya kegiatan ini ibu-ibu juga memiliki inovasi lebih mengenai produk olahan kelor, yang awalnya hanya tiga produk ibu-ibu berhasil mengembangkan menjadi sembilan produk antara lain pia, kerupuk, brownis, salad kelor, siomay, nugget, cilot, peyek dan seblak kelor.
Tidak hanya ibu-ibu yang termotivasi untuk membuat produk para remaja juga terinovasi untuk membuat produk juga. Dengan adanya inovasi untuk mempromosikan produk ke media sosial ibu-ibu Pulo Kelor mendapatkan pesanan 30kg kerupuk.
Setelah tahap demi tahap telah kita lalui, kami juga membantu ibu-ibu Pulo Kelor melakukan grand launching produk yang diadakan 14 Juli 2018. Grand Launching tersebut dihadiri beberapa dinas antara lain Dinas Lingkungan Hidup, Bappeda, Dinas Upaya Pemberdayaan Perempuan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta pengusaha kelor yang ada di Banyuwangi serta warga Pulo Kelor. Acara tersebut dibuka oleh Bapak Rt setempat serta ada sambutan dari dosen pembimbing serta kader yang ada dan sambutan dari salah satu dinas yang diwakili oleh Dinas Lingkungan Hidup.
Sentra usaha tersebut disahkan dengan potong pita oleh kader, Bapak Rt, dosen pembimbing, serta perwakilan dinas yang hadir. Serta keberhasilan yang telah diraih adalah berhasil terjualnya kerupuk 30kg sebelum adanya grand launching, berdirinya sentra usaha serta munculnya inovasi-inovasi baru dalam mengembangkan produk olahan kelor.
Keberlanjutan dari program ini adalah lebih megencarkan promosi produk, terjalinnya kerjasama dengan dinas yang ada serta bisa memudahkan dalam upaya pengembangan sentra usaha, melakukan PIRT produk. Dan yang paling penting adalah semakin berkembangnya dan dikenalnya sentra usaha produk olahan daun kelor, tidak hanya dikenal warga Pulo Kelor bahkan warga Banyuwangi sampai turus mancanegara.



COMMENTS