FOTO: Tengah Ibu Nur Haruna AK8MEDIA- Sudah banyak sosok pemimpin yang berasal dari kalangan kaum perempuan, sebut saja 8 menteri di Kab...
![]() |
| FOTO: Tengah Ibu Nur Haruna |
Meski kesempatan perempuan untuk menjadi pemimpin sama dengan laki-laki, namun secara umum jumlahnya masih sedikit. “Sudah bayak perempuan menjadi pemimpin tapi proporsinya masih sedikit,” kata Hj. Nurhendriyati Ningsih, dalam dialog terbuka Kepemimpinan Perempuan yang diselenggarakan di Gedung A Kampus Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo Jumat (20/9).
Anggota DPRD Sidoarjo ini menambahkan perempuan saat ini memiliki kesempatan yang sama dengan kaum laki-laki untuk menjadi calon pemimpin. Hal itu sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh RA Kartini ketika dahulu memperjuangkan emansipasi wanita Indonesia. Tidak hanya itu, dari sisi pendidikan, kata Eni, jumlah kaum perempuan yang menikmati pendidikan tinggi saat ini jumlahnya lebih banyak dibanding dengan laki-laki. Ia mencontohkan jumlah mahasiswa perempuan di UMAHA lebih banyak daripada mahasiswa laki-laki. “Dari sisi pendidikan perempuan lebih maju namun dari sisi karier berbeda,” imbuhnya.
Menurutnya, perempuan memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin namun kaum perempuan harus mempersiapkan diri dan harus percaya diri untuk bisa jadi calon pemimpin. Ia menyebutkan perempuan yang mampu jadi pemimpin setidaknya memiliki syarat, diantaranya berpikir visioner, inovatif, dan mampu memberikan solusi terbaik dengan mencari banyak terobosan. “Termasuk ia juga harus mampu mengatur waktu buat keluarga, karier, diri sendiri dan membina kemampuan kerja tim, dan berintegritas,” katanya.
Perempuan yang juga sering di panggil Ibu Nur Haruna mengatakan kaum perempuan menurut penilaiannya sebenarnya mampu mengemban tugas sebagai pemimpin khususnya untuk mengatur Kabupaten Sidoarjo.



COMMENTS